PRAMBANAN – Proses pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas, melainkan dapat dilakukan dengan variasi pembelajaran di lingkungan industri. Hal ini sejalan dengan karakteristik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai ruang pendidikan yang menerapkan pembelajaran berbasis industri. Sebagai upaya memperluas wawasan murid terhadap dunia kerja, SMK Muhammadiyah 1 Prambanan-Klaten melaksanakan kegiatan kunjungan industri dengan menggait beberapa industri besar di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (04/01) sampai dengan Jumat (09/01) dengan melibatkan 218 orang murid dan 34 orang guru pendamping.
Beberapa industri yang menjadi mitra dalam kegiatan ini di antaranya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jawa Timur II, PT. Atlantic Biruraya Pandaan, PT. Vitapharm (Viva Cosmetic), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, PT. Nippon Indosari Coroindo Tbk (Sari Roti), PT. Yakult Indonesia Persada Ngoro, dan PT. Amerta Indah (Otsuka).
Adapun masing-masing program keahlian memperoleh kesempatan untuk mengunjungi dua industri. Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) berkunjung ke DJP Kanwil Jatim II dan PT. PT. Nippon Indosari Coroindo Tbk (Sari Roti). Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) berkunjung ke PT. Atlantic Biruraya Pandaan dan PT. Yakult Indonesia Persada Ngoro. Program Keahlian Teknologi Farmasi (TF) berkunjung ke PT. Vitapharm (Viva Cosmetic) dan PT. Amerta Indah (Otsuka). Serta Program Keahlian Teknik Jaringan, Komputer, dan Telekomunikasi (TJKT) berkunjung ke BMKG Juanda dan PT. Yakult Indonesia Persada Ngoro.
Kegiatan ini dimulai dengan apel dan arahan oleh Kepala Sekolah, Septiani Yulian Herwindha, S.E pada Minggu (04/01) – malam sebelum keberangkatan. Apel dan arahan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada para murid untuk bisa lebih menjaga diri selama pelaksanaan kegiatan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Selepas acara apel dan pengecekan kehadiran, rombongan diberangkatkan dari sekolah menuju tempat transit pertama, Asrama Haji Kota Surabaya.
Pada hari berikutnya, rombongan sampai di tempat transit dan melakukan persiapan untuk kegiatan inti, yaitu kunjungan ke industri masing-masing. Berikut ini penulis rinci kegiatan kunjungan industri untuk masing-masing program keahlian.
Kunjungan Industri Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Kegiatan kunjungan industri untuk Program Keahlian AKL diikuti oleh sebanyak 34 orang murid dan 6 orang guru pendamping. Kunjungan pertama dilaksanakan di DJP Kanwil Jatim II yang beralamat di Kabupaten Sidoarjo. Sesampainya di tempat kunjungan, rombongan disambut dengan hangat oleh pihak DJP. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak DJP Kanwil Jatim II yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami dari SMK Muhammadiyah 1 Prambanan – Klaten untuk menimba ilmu di sini,” ucap Fajar Indriyawati, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dalam sambutannya.
Sambutan tersebut mendapatkan tanggapan dari Heru Susilo selaku Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kanwil Jatim II “Ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini semakin sempit. Harapan ke depannya kita dapat lebih mandiri dengan memiliki usaha sendiri. Pajak sendiri sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu, sejak Zaman Romawi – hanya saja istilahnya dulu bukan pajak. Pajak akan selalu ada di setiap negara, siapapun kepala negaranya. Dalam hal ini pajak merupakan hal yang sangat vital, dengan demikian kita sangat perlu belajar mengenai pajak itu sendiri.”
Kegiatan yang dilaksanakan dalam kunjungan di DJP Kanwil Jatim II ini meliputi pemaparan materi dari Gissella Ayu Pradipta selaku Penyuluh Pajak Ahli Muda, sesi tanya jawab, dan games seru. Rangkaian kegiatan ini “dibungkus” dengan cara yang menarik dan menyenangkan sehingga para murid tampak antusias dalam belajar, terutama ketika sesi tanya-jawab dengan pemateri. Menurut beberapa murid, materi yang disampaikan relevan dengan materi yang telah di pelajari di kelas sehingga mereka lebih mudah mencerna.
Selepas menyelesaikan kunjungan di DJP Kanwil Jatim II, rombongan bergegas melanjutkan sesi kunjungan yang kedua, yaitu ke PT. Nippon Indosari Coroindo Tbk (Sari Roti) yang terletak di Kota Pasuruan. Jenis industri kedua ini berbeda dengan industri pertama. Industri pertama bergerak di bidang jasa, sedangkan industri kedua bergerak di bidang manufaktur. Kegiatan kunjungan di industri kedua ini di sambut oleh pihak perusahaan yang diwakili oleh Rendy selaku salah satu staf marketing. Adapun rangkaian kegiatannya meliputi, penayangan video profil perusahaan serta video perbandingan iproses produksi Sari Roti dan roti lokal, tur pabrik, dan pemaparan materi.
Dari beberapa rangkaian kegiatan tersebut, salah satu yang paling mengesankan adalah sesi tur pabrik. Pada sesi ini, para murid dan guru pendamping diajak untuk melihat secara langsung proses produksi produk Sari Roti, mulai dari proses mixing (pencampuran bahan) sampai dengan proses packing (pengemasan produk). Sambil melakukan pengamatan, beberapa siswa juga antusias bertanya pada pemandu tur, salah satu pertanyaan yang menarik adalah “mengapa semua staf produksi adalah laki-laki?”. “Ya, semua staf produksi kami laki-laki karena proses produksi di sini semuanya sudah menggunakan mesin berat dan tentu membutuhkan tenaga dari fisik yang kuat, yang mana hal ini dimiliki oleh laki-laki. Sementara itu, kami menempatkan staf perempuan di bagian office yang pekerjaan-pekerjaannya cenderung lebih ringan,” jelas Rendy.
Kunjungan Industri Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
Pelaksana kegiatan kunjungan industri Program Keahlian MPLB terdiri dari 67 orang murid dan 6 orang guru pendamping. Kunjungaan yang pertama dilaksanakan di PT. Atlantic Biruraya Pandaan yang beralamat di Kota Surabaya. Rombongan disambut dengan sangat baik oleh pihak perusahaan. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Drs. Sukardi, M.Pd. selaku perwakilan pihak sekolah “Alhamdulillah mendapat penyambutan yang luar biasa dari perusahaan. Terima kasih telah menerima kami sehingga kami bisa melihat proses dari beraneka macam kemasan produk Cheers dan ternyata Cheers adalah minuman yang sangat menyehatkan.”
Sambutan dari pihak sekolah mendapatkan tanggapan dari pihak perusahaan yang diwakili oleh Ari selaku Koordinator Divisi Marketing “Semoga setelah ini anak-anak mendapat banyak ilmu atau pengetahuan dari Cheers yang diserap. Terima kasih atas kunjungannya ke Cheers.”
Selepas acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tur pabrik. Dalam kegiatan ini, para murid diajak mengamati proses pembuatan produk. Produk-produk Cheers sendiri terdiri dari air mineral berbentuk galon dan botol. Untuk produk galon, Cheers memiliki vendor tersendiri untuk memproduksi kemasan galon. Sementara untuk produk botol, Cheers memproduksi sendiri – mulai dari pengadaan bibit plasik, pencetakan, proses sterilisasi, pengisian air, penyegelan, dan pengemasan produk dalam box. Para murid tampak antusias dalam sesi kegiatan ini.
Setelah kunjungan pertama selesai, dilanjutkan dengan kunjungan kedua yaitu menuju ke PT. Yakult Indonesia Persada Ngoro yang beralamat di Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini sedikit berbeda dengan kunjungan pertama karena pada kunjungan kedua ini terdapat tambahan peserta dari Program Keahlian TJKT sebanyak 66 orang murid dan 8 orang guru pendamping.
Rangkaian kegiatan untuk kunjungan kedua ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kunjungan pertama – diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan tur pabrik. Setelah belajar proses produksi, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai informasi perusahaan, dan diakhiri dengan mini games.
Pada akhir kegiatan, Septiani Yulian Herwindha, S.E. selaku kepala sekolah menyampaikan kesan dan pesan dari pelaksanaan kegiatan kunjungan industri ini. “Gedung yang luar biasa luas dan kebersihan sangat terjaga (higienis). Semoga anak-anak bisa meniru ketika berada di sekolah. Dan tadi telah dijelaskan mengenai proses pembuatan mulai dari bakteri, pembuatan botol, dan proses pengemasan. Harapannya hal ini menjadi ilmu baru bagi anak-anak. Selain itu, semoga SMK bisa bekerja sama tidak hanya dalam hal kunjungan industri, tetapi juga perekrutan tenaga kerja.”
Kunjungan Industri Program Keahlian Teknologi Farmasi
Kegiatan kunjungan untuk Program Keahlian TF ini diikuti oleh sebanyak 51 orang murid dan 14 orang pendamping. Kunjungan yang pertama dilaksanakan di PT. Vitapharm (Viva Cosmetic) yang beralamat di Kota Surabaya. Kegiatan dibuka dengan pemaparan presentasi dari pihak Viva, yang meliputi pengenalan sejarah perusahaan, keunggulan produk, prestasi, kerja sama dengan pihak eksternal, dan perkembangan varian produk dari masa ke masa.
Adapun tujuan kegiatan kunjungan industri di Viva Cosmetic ini adalah (1) menambah wawasan murid tentang industri kosmetik sebagai bagian dari bidang kefarmasian, khususnya terkait sediaan kosmetik yang aman dan bermutu; (2) mengenalkan proses produksi kosmetik sesuai standar CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan); serta (3) memberikan gambaran peran dan peluang kerja lulusan SMK, khususnya program keahlian teknologi farmasi di industri kosmetik.
Setelah presentasi selesai, peserta kegiatan diajak melakukan tur tempat produksi, laboratorium, dan gudang tempat pengemasan produk. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok. Selesai melakukan tur, dilanjutkan dengan kegiatan beauty class dengan sistem perwakilan salah satu murid. Kegiatan beauty class ini berisi penjelasan mengenai tahapan make-up secara runtut, mulai dari awal hingga akhir. Kegiatan pada kunjungan pertama ditutup dengan sesi tanya-jawab, penyerahan kenang-kenangan, dan foto bersama.
Selepas melaksanakan kunjungan pertama, rombongan melanjutkan perjalanan menuju tempat kunjungan kedua, yaitu di PT. Amerta Indah (Otsuka) yang terletak di Kabupaten Pasuruan. Perusahaan ini dipilih sebagai tempat kunjungan dengan tujuan untuk membuka wawasan murid bahwa industri kesehatan tidak hanya sebatas produksi obat-obatan, tetapi juga mencakup produk nutrisi yang diproduksi dengan standar farmasi. Kegiatan diawali dengan pembukaan, pemaparan materi dari pihak perusahaan, dan sesi tanya jawab. Kemudian dilanjutkan dengan tur pabrik dan pembagian bingkisan produk-produk Pocari Sweat. Kegiatan dilanjutkan menuju pabrik Soyjoy untuk melihat proses produksi. Selain itu, terdapat sesi penayangan film animasi proses pembuatan produk Soyjoy.
Kunjungan Industri Teknik Jaringan, Komputer, dan Telekomunikasi
Kunjungan pertama dilaksanakan di BMKG Juanda yang beralamat di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan kunjungan ini dibagi ke dalam dua sesi edukatif. Pada sesi pertama (di dalam ruangan), murid mendapatkan pemaparan mendalam mengenai profil dan tugas pokok BMKG, parameter serta alat ukur cuaca, hingga identifikasi jenis-jenis awan, lalu diakhiri dengan pengisian kuesioner evaluasi layanan.
Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sesi kedua (di luar ruangan) di Taman Alat Stasiu BMKG, tepatnya berlokasi di kawasan Bandara Internasional Juanda. Pada sesi ini, para murid dapat melihat langsung implementasi teknologi instrumen meteorologi yang mendukung keselamatan penerbangan.
Setelah kunjungan pertama selesai, rombongan melanjutkan kunjungan kedua yaitu menuju PT. Yakult Indonesia Persada Ngoro – bersamaan dengan Program Keahlian MPLB. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sama persis dengan Program Keahlian MPLB.
Rangkaian kegiatan kunjungan yang telah dilaksanakan tersebut mendapatkan respons positif dan antuasiasme dari para murid. Kegiatan ini memfasilitasi para murid untuk belajar dan mengenal pengalaman praktis di dunia kerja. Hal ini akan mendukung pemahaman konsep dan teori yang sudah mereka dapatkan ketika pembelajaran di kelas.
Setelah serangkaian kegiatan kunjungan industri selesai dilaksanakan, rombongan melanjutkan perjalanan wisata dan kunjungan budaya menuju Pulau Bali via Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk. Adapun destinasi wisata yang dikunjungi selama di Pulau Bali meliputi, Wisata Danau Beratan Bedugul dan Ulundanu, Bajra Sandy, Puja Mandala, Pantai Pandawa, Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Pertunjukan Tari Kecak, serta Tanah Lot.
Kegiatan kunjungan budaya ini bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada para murid, khususnya tradisi, nilai-nilai, dan kearifan lokal yang tumbuh di Pulau Bali. Selain itu, kegiatan kunjungan budaya ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mampu menghargai warisan budaya bangsa.
Melalui pengalaman perjalanan ini, harapannnya para murid SMK Muhammadiyah 1 Prambanan-Klaten menjadi semakin siap dalam menghadapi tantangan dunnia kerja, serta mampu mengembangkan keterampilan yang mereka miliki sejara optimal. Perjalanan ini akan menjadi momen yang melekat dalam diri dan memperkaya pengalaman hidup mereka.











