PRAMBANAN – Ratusan wajah baru tampak antusias menyambut awal perjalanan mereka di SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten pada Senin (13/7). Berbekal semangat sekaligus harapan, sebanyak 205 murid baru resmi mengikuti Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan mengusung tema “Sekolah Ramah Anak”, rangkaian kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menciptakan iklim belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh murid.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 – 17 Juli 2026. Kegiatan bertujuan untuk membantu murid baru dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta mengenal budaya belajar dan berbagai program pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten, Septiani Yulian Herwindha, S.E. secara resmi membuka kegiatan Fortasi dan MPLS. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid baru untuk memanfaatkan rangkaian kegiatan ini sebagai sarana mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menyiapkan diri sebagai pelajar yang Islami, cerdas, terampil, dan mandiri – sesuai dengan visi sekolah.
Tema “Sekolah Ramah Anak” menjadi pilihan konsep Fortasi dan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 agar dapat menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi murid. Seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan mengedepankan pendekatan yang edukatif, tanpa adanya perundungan maupun tindakan diskriminatif yang merendahkan martabat peserta kegiatan. Sebaliknya, murid baru diajak untuk membangun rasa percaya diri, menjalin relasi pertemanan, serta memahami nilai dan budaya positif di SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten.
Implementasi tema tersebut tercermin melalui berbagai materi dan wawasan yang diberikan selama rangkaian kegiatan Fortasi dan MPLS berlangsung. Melalui berbagai kegiatan yang edukatif ini, sekolah berupaya membekali murid baru dengan pengetahuan, penanaman karakter, serta kemampuan beradaptasi agar siap mengikuti proses pembelajaran ke depannya. Pada hari pertama, peserta kegiatan memperoleh pembekalan mengenai wawasan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai fondasi dalam memahami nilai-nilai keislaman dan karakteristik pendidikan Muhammadiyah. Materi ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal identitas sekolah, sekaligus menumbuhkan semangat belajar yang berlandaskan iman dan akhlak mulia.
Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan materi Student Earth untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta pengenalan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang menjadi wadah pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan karakteristik murid.
Pada hari ketiga, peserta mendapatkan berbagai materi berkaitan dengan pembentukan karakter dan budaya sekolah. Kegiatan diawali dengan sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online yang disampaikan oleh Polsek Prambanan Klaten. Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum memberikan pemaparan mengenai kurikulum serta budaya belajar di SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sosialisasi tata tertib sekolah dan penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sebagai bekal dalam membangun kedisiplinan dan karakter positif.
Pada hari keempat, peserta memperoleh edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja dari Puskesmas Kebondalem Lor sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan fisik dan mental pada masa remaja. Selain itu, murid baru juga dikenalkan dengan masing-masing program keahlian oleh Ketua Program Keahlian sehingga mereka memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang akan dipelajari selama menempuh pendidikan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) sebagai salah satu wadah pengembangan kepedulian sosial dan keterampilan kemanusiaan.
Sebagai penutup, hari kelima diisi dengan kegiatan Tadabur Alam yang dipandu oleh Dewan Penghela Hisbul Wathan SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten. Melalui kegiatan di alam terbuka ini, peserta diajak memperkuat kebersamaan, kepemimpinan, kemandirian, serta rasa syukur atas nikmat Allah Swt. sebagai bagian dari proses pembentukan karakter yang holistik. Melalui berbagai rangkaian kegiatan Fortasi dan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, harapannya seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan baik, dapat menerapkan budaya sekolah, membangun karakter yang disiplin dan berakhlak mulia, serta siap berkembang menjadi lulusan yang islami, cerdas, terampil, dan mandiri.